LUKISAN MENAKJUBKAN DI ATAS SALJU
Menggunakan sepatu salju, Sonja Hinrichsen bersama 5 orang sukarelawan membuat lukisan di atas permukaan salju di kawasan Rabbit’s Ear Pass, Rocky Mountain. Hasilnya mengesankan! Perpaduan antara alam yang indah, hamparan salju berwarna putih dan lukisan yang sempurna menjadi pemandangan yang begitu cantik.
Sebelumnya, beberapa tahun lalu Sonja Hinrichsen sudah melukis di atas salju di New York, Colorado. Hinrichsen, adalah seniman asal Jerman. Tahun 1999, ia pergi ke California untuk melanjutkan sekolah. Ia memilih kampus pascasarjana di San Francisco Art Institute sebagai tempat menimba ilmu.
Sebelumnya, beberapa tahun lalu Sonja Hinrichsen sudah melukis di atas salju di New York, Colorado. Hinrichsen, adalah seniman asal Jerman. Tahun 1999, ia pergi ke California untuk melanjutkan sekolah. Ia memilih kampus pascasarjana di San Francisco Art Institute sebagai tempat menimba ilmu.
Ide membuat lukisan di atas salju ini terinspirasi dari jejak-jejak hewan di hamparan salju yang dilihat Hinrichsen semasa iya bekerja di Peternakan Anderson tahun 2009. Ia kemudian membuat lukisan spiral di salju Danau Tahoe untuk pertama kalinya. Selanjutnya, ia lebih serius dengan membuat gambar konsep terlebih dahulu di atas kertas. Namun, pada kenyataannya konsep sering kali mengalami perubahan. Hal ini mengingat salju merupakan bagian dari alam yang prilakunya berbeda-beda, bergantung pada kedalaman, kelembaban, serta teksturnya.

Pohon kamboja, khususnya kamboja berbunga putih (Plumeira alba),
masih dipandang sebelah mata. Sebab, kebanyakan tanaman ini tumbuh di
kuburan. Tidak jarang, orang menyebutnya sebagai bunga kuburan.
Bunganya yang telah dikeringkan, lantas ditumbuk halus, banyak dipakai
sebagai bahan baku wewangian, kosmetik, industri kerajinan dupa, spa,
serta teh herbal.
Untuk harga perkilo, kami tidak mematok harga paten dikarenakan harga
yang tidak stabil dan berubah sewaktu-waktu. Jika anda berminat,
silahkan hubungi kami atau jika anda ada di Banjarmasin, bisa datang
langsung ke tempat kami.












