Jual Kamboja Kering Dan Basah

Pohon kamboja, khususnya kamboja berbunga putih (Plumeira alba), masih dipandang sebelah mata. Sebab, kebanyakan tanaman ini tumbuh di kuburan. Tidak jarang, orang menyebutnya sebagai bunga kuburan. Bunganya yang telah dikeringkan, lantas ditumbuk halus, banyak dipakai sebagai bahan baku wewangian, kosmetik, industri kerajinan dupa, spa, serta teh herbal. Untuk harga perkilo, kami tidak mematok harga paten dikarenakan harga yang tidak stabil dan berubah sewaktu-waktu. Jika anda berminat, silahkan hubungi kami atau jika anda ada di Banjarmasin, bisa datang langsung ke tempat kami.
Dikirim oleh : Kamboja Kering, banjarmasin, 081334232727 | Kunjungi Website

Dijual Rumah ada sarang Walet-Tulungagung

Dijual Rumah Murah ada sarang Walet lengkap Dengan Instalasi Speaker, lb 90m2 sarang walet 3x7m diatas ada kolam, rumah monyet untuk walet 2x2m. Harga 175juta tanpa perantara Bila ada yang berminat langsung hubungi kami
Dikirim oleh : Rumah Murah, Bangoan kedungwaru Tulungagung, 081351015777 | Kunjungi Website


  • Peluang Bisnis Perhiasan Sebagai
    Bisnis Utama Maupun Pelengkap Bisnis Anda
    Modal Terjangkau


    Caranya sangat mudah…
    Cukup GABUNG SEKARANG JUGA!!!

    perhiasan online

    SUDAH TERBUKTI!!!
    * Gratis Promosi Online

    CARA PEMANFAATAN DAUN KERING

    Nah pembaca yang berbahagia bagi yang bingung akan daun yang berguguran buang dimana lebih baik kita manfaatkan saja untuk bisa kita hsailkan yang banyak sekali manfaatnya, yaitu dengan cara membuatnya jadi kompos, nah sebelum saya beritahu bagaimana langkah-langkah yang anda tempuh ikuti dulu nih manfaatnya, cekidot.
    Kompos Daun memiliki banyak sekali manfaat diantaranya adalah untuk penghijauan, membersihkan lingkungan, dan bisa juga untuk pengahsilan, penasaran gimana caranya mari ikuti saya~
    Bahan-bahan nya sederhana kok hanya sisa sayuran atau daun yang sudah kering pembaca selain itu kita juga butuh bahan yang lain nya seperti :
    • Sisa sayuran atau daun kering
    • Sekam atau biji kopi
    • abu dapur atau serbuk kayu
    • ember
    • larutan gula
    1. Aduk semua bahan menjadi satu kecuali abu. Masukkan ke dalam bak pengomposan setinggi 1 meter, tanpa dipadatkan supaya mikroorganisme aerob dapat berkembang dengan baik. Kemudian taburi bagian atas tumpukan bahan tadi dengan abu.
    2. Tutup hasil kompos yang sudah dibuat dengan plastik yang sudah diberi celah untuk udara
    3. Untuk pemberian larutan gula tadi, larutan gula baru bisa digunakan setelah di diamkan selama seminggu di dalam botol bekas
    4. Setelah seminggu larutan gula tadi baru bisa digunakan untuk meningkatkan kadar nitrogen dan mempercepat proses pengomposan
    5. Kompos baru bisa digunakan atau dipacking

    Cek Online Tagihan Listrik